apa yang dibutuhkan laki-laki saat menikah?

menyaksikan acara di televisi, baca-baca di koran, atau dengar obrolan ibuk-ibuk atau bapak-bapak, kadang saya ngeri, cemas, dan takut juga.. dimana-mana kenapa banyak laki-laki yang selingkuh, punya WIL, dll. padahal mereka dah punya isteri dan keluarga yang sangat mencintai mereka.. tapi kenapa masih banyak tragedi yang lebih parah dari situ gitung itu?

kadang saya juga bertanya kepada sang suami, yang notabene laki-laki, sebenarnya apa yang dibutuhkan laki-laki saat menikah? jawabannya mesem-mesem gak karuan.. endingnya malah saya yang disuruh mikir sendiri..wakz!!

tapi pada dasarnya memang kita harus berfikir, apa yang dibutuhkan sang suami (suami kita, bukan suami orang lain T_T)…mereka menikah untuk apa?? pernah suatu ketika sang dosen di PTN tempat teman saya kuliah juga berkata, sebenarnya apa yang kami butuhkan sebagai laki-laki untuk menikah? kalau mau makan enak, bisa ke restoran, kalau mau sekedar nyuci baju bisa ke laundry, atau sekedar beres2 rumah, bisa nyewa pembantu, kalau sekedar hasrat biologis, bisa ke PSK atau yang lebih elit ada ‘ayam kampus’, kalau sekedar cinta, apa ada cinta sejati dari manusia? nah buat apa menikah???

yaaaaaaaa sebuah pertanyaan yang harus bisa kita jawab selaku isteri.. laki-laki menikah karena mereka butuh pendamping, seperti lirik nasyid, dirumah ia isteri, dijalanan ia kawan, itulah yang tidak bisa dilakoni oleh seorang pembantu, PSK, tukang cuci, dan restoran.. pendamping.. laki-laki hanya bisa diikat dengan seorang pendamping sejati… dia butuh teman sejati.. bukan sesosok ibu suri yang mengatur banyak hal.. yang mendikte sang suami harus kemana dan ngapain.. dia butuh sandaran berlabuh.. mendengarkan resah dan keluhnya secara ikhlas.. menanggapi dan merangkulnya dalam kehangatan kasih sayang yang tulus.. yang memanjakan, yang melepas, dan menyambut mereka pulang dengan wajah yang bersih, rumah yang rapi, pakaian yang wangi, anak-anak yang santun, dll

Mario Teguh juga berkata, suami kita adalah teman terbaik yang kita miliki…
apakah kita bisa merasakan kita berbeda dari teman-teman kantornya yang wanita? apakah kita sering menyaksikan ia tertawa lepas dan begitu menikmati bercerita dengan kita, berlaku kadang seperti anak kecil yang begitu manja, dan begitu merindukan kehadiran kita saat kita keluar kota atau sat kita mengunjungi neneknya anak-anak? yang sampai menitikkan airmata karena inginnya segera bertemu dengan kita? kalau belum, mungkin kita belum menjadi teman terbaiknya…
lalu bagaimana caranya bisa menjadi teman terbaik bagi sang suami?
berlakulah spontan.. begitu mario teguh memberi saran.. tapi memang benar, saya begitu merasakannya. spontan menatapnya, spontan me-smsnya, spontan memijitnya, spontan menyuapinya, spontan tersenyum, spontan cemberut, spontan cemburu, spontan memberi hadiah, spontan membuatkan masakan yang diinginkannya, spontan ngajak jalan-jalan, dan spontan mengucapkan I love you…

kemudian, jauh-jauh masa sebelumnya, Rasulullah juga mengatakan, perhatikan dua hal dari suamimu, lapar dan lelahnya…jangan biarkan ia lapar dan jangan biarkan ia lelah.. saya juga merasakan efek melaksanakan sunnah Rasulluah tersebut.. kalau boleh jujur, masakan dirumah jauh rasanya dari masakan restoran.. namun semaksimalnya sang suami harus makan, walaupun makan seadanya, (beruntung juga, si abi selearanya gak neko-neko ;;) ), selain itu beliau juga gak diizinin makan sendiri.. mesti disuapin, biar makannya enak T_T alhasil beliau gak mau makan di luar walau kadang dah laper katanya.. (hikz kasian juga..), dan pernah juga, saya lagi sakit tapi niat untuk membuatnya tak lelah begitu besar sehingga mengalahkan fik yang tak lagi karuan… sepulang kerja, tetap memijit sambil ngobrol saya lakonin,dan subhanallah, malah sakit yang tadi, bisa sembuh, minimal agak berkurang.. saya begitu merasakan tangan Allah begitu membantu saat kita benar2 ingin membuat sang suami nyaman di dekat kita…

sahabatku.. laki-laki tak sekedar cukup dengan cinta.. ia lahir dan ditakdirkan sebagai orang yang dilebihkan akal bukan perasaan.. kalau cinta hanya menyakitkan, ia mungkin akan pergi.. laki-laki (kayaknya) butuh pendampingan.. isteri yang menenangkan, cerdas saat berbicara, bijak saat ada masalah… terkadang laki-laki tak butuh jawaban atas masalahnya, tapi hanya sekedar pendampingan.. pendampingan yang sesungguhnya…manjakan ia karena hanya kita yang bisa melakukannya.. jadilah seorang manager bukan ibu suri, yang mengarahkannya makin mengenal Tuhannya.. karena itulah yang dibutuhkan laki-laki saat menikah.

About the Author

Umi Fahri has written 44 stories on this site.

16 Comments on “apa yang dibutuhkan laki-laki saat menikah?”

  • Abi Fahri wrote on 24 April, 2009, 6:08

    :D hi iyo sapa tu yang bilang bukan ibu suri :-~ ini si umi fahri dirumah sering jadi ibu suri ^:)^ ampuuun miiiii :D

  • umi Fahri wrote on 24 April, 2009, 6:42

    yeee.. :p kalau abi mah beda konteksnya… kalau umi gak cerewet kayak ibu suri, bisa2 abi gak bangun2, gak makan, gak mandi, dll..
    hihihihi.. ampun juga bi…:D
    but i know, u love me coz it.. wkwkwk :))

  • mimi n pipi wrote on 24 April, 2009, 12:07

    mimi : duh,, bagus bgt smp terharu, sudah bisakah kita jadi istri sekaligus teman terbaik suami kita… tp emank kita sebagai istri klo ga cerewet kyak ibu suri, suami kdang cuek pada dirinya seperti ga mkn, ga mandi, dll.

  • pipi nya mimi wrote on 24 April, 2009, 12:22

    Seandainya semua wanita membaca blog ini??hmm..ups salah..mimi aja yang baca ini udah cukup.hihi…dan yang mesti diingat, ihklas lah dalam semua itu, karena itu adalah jalan menuju surga, seperti halnya para suami yang bekerja buat keluarganya..Rindunya kami pada bayi kecil kami yang sudah menunggu di surga…amin

  • umi Fahri wrote on 24 April, 2009, 14:13

    hehehe.. iya nte.. hidup ibu suri !!! :))
    and to mimi en pipi jkt : thanks on your support… hope to see you soon…

  • pendatang baru wrote on 26 April, 2009, 12:49

    baguss….hikz..hikz

  • Umi Fahri wrote on 28 April, 2009, 5:04

    Makasih :)

  • CoLiq wrote on 14 May, 2009, 5:18

    Mantabh :)

  • Abi Alfana wrote on 15 May, 2009, 7:31

    Jika kita sudah tau apa yang diinginkan suami, berbuatlah yang terbaik untuknya. Yakinlah suami tak akan larak-lirik kiri kanan. Kadang wanita/istri melupakan hal-hal sederhana yang justru sangat berarti buat suami. Mudah2an ….aplikasinya OK.

  • deteksi wrote on 26 June, 2009, 23:49

    wahahaha… lucu bacanya.. memang suami itu sulit ya.. xixixixixi…

    cubit aja kalo ahlul malas mandi heehehe…

  • sakuja wrote on 21 July, 2009, 22:34

    assalamu’alaikum
    salam kenal,,,,
    afwan minta ijin copas tulisan diatas boleh ga?
    an taruh di blog an, nanti ta kasih sumbernya (web ini).
    lumayan buat pelajaran temen2 an umumnya n an khususnya :)

  • Umi Fahri wrote on 22 July, 2009, 12:26

    wa’alaikum salam wr.wb
    salam kenal juga.. silahkan ditaruh mas.. cuman saya minta sumbernya dikasih tahu.. thanks

  • muh yahya wrote on 6 August, 2009, 8:10

    Assalamualaikum,
    terus apa yang dibutuhkan wanita saat menikah?

  • Ummu Abdirrahman wrote on 18 August, 2009, 15:55

    Assalaamu’alaikum..

    Salam kenal ummu Fahri :-)
    Apo iyo sarupo itu umm?
    Ambo cubo, eh si Abu Abdurrahman ndak nio, katonyo: nah..ko ado nionyo ko, makonyo tibo2 elok, nak pai jalan2 yo…. :-D

    He..he.. tapi sabananyo iyo, romantis tu yg dibutuhkan

  • gun wrote on 2 December, 2009, 0:11

    sunggun cerita yang inspiratif buk..:)

  • uminya iim wrote on 10 December, 2009, 16:13

    moga saya bisa menjalani spt yg umi fahri ceritakan, doakan ya… ” lam kenal

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 A Blog Written By Sri Nova Amiliona, S.Pd (webmaster ahlul.web.id - hosted by iixmedia.com). All rights reserved.